AgendaBeritaGaleri

PENAMPILAN SENI BUDAYA MANDAILING NATAL : GORDANG SAMBILAN, TORTOR, TARI SALAPAN, TARI PAYUNG, DAN TARI BERAMPEK PADA ACARA ASIAN GAMES FESTIVAL – ASIAN GAMES XVIII TAHUN 2018 DI AREA STADION JAKABARING PALEMBANG – SUMATERA SELATAN.

PUKAU PENONTON DAN TONTONAN YANG SANGAT MENARIK BAGI ATLIT MANCA NEGARA.

Palembang, 21 Agustus 2018

 

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal turut berpartisipasi mensukseskan Asian Games dengan menampilkan Seni Budaya Mandailing Natal pada Acara Asian Games Festival – Asian Games XVIII Tahun 2018 di Area Stadion Jakabaring Palembang – Sumatera Selatan.  Sebagai dasar penampilan Seni Budaya Mandailing Natal adalah Surat Panitia Besar Pelaksana Asian Games / Indonesia Asian Games Organising Committee (INASGOC) Nomor 3223/SG/PP-INASGOC/VII/2018, Tanggal 23 Juli 2018.

Seni Budaya Mandailing Natal yang ditampilkan adalah : Gordang Sambilan, Tortor, Tari Salapan, Tari Payung, dan Tari Berampek.  Hubungan olahraga dengan seni budaya dalam hal pelaksanaan Asian Games Tahun 2018 ini bahwa event Asian Games tidak hanya menjadi event olahraga, tetapi juga momentum untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia dan sekaligus mempromosikan citra Indonesia di dunia (Ketua Panitia Pelaksana Penyelenggara Asian Games Tahun 2018 INASGOC Bapak Erick Tohir saat jumpa pers di Museum Dirgantara Adisutjipto Yogyakarta, 17 Juli 2018).

Minggu, 19 Agustus 2018 sekitar pukul 16.30 di Open Stage Area Stadion Jakabaring dipertontonkanlah kepada khalayak ramai Seni Budaya Mandailing Natal yang terdiri dari pertunjukan penampilan Gordang Sambilan, Tortor, Tari Salapan, Tari Payung, dan Tari Berampek.  Pertunjukan ini dilaksanakan di hadapan penonton yang didominasi oleh tamu-tamu atau supporter para atlit manca negara (khusus negara-negara Asia ± 45 negara).

Para pemain pertunjukan Seni Budaya Mandailing Natal semuanya berasal dari Mandailing Natal bersama-sama hadir dengan Pembina, Ketua Rombongan (Sekdakab. Mandailing Natal Bapak Drs. Mhd. Syafei Lubis, Msi.), Pelatih, Pemusik, Penari, Official, dan beberapa Pimpinan OPD (DPMD, Dispora, DPerkim, DPUPR, Distan, DPMPTSP, Dkominfo, Dperpus, Bag. Hukum, dan lain-lain) serta staf.  Turut serta dalam acara pertunjukan ini Bupati Mandailing Natal Bapak Drs. Dahlan Hasan Nasution, Ketua TP.PKK Kabupaten Mandailing Natal Ny. Ika Desika Dahlan Hasan Nasution (dan beberapa anggota), serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Hj. Ernida Mhd. Syafei Lubis.

Hari kedua pertunjukan, yaitu Senin, 20 Agustus 2018 sekitar pukur 17.30 di Perkampungan Atlit Area Stadion Jakabaring dipertontonkan kembali pertunjukan atau penampilan Seni Budaya Mandailing Natal yang terdiri dari pertunjukan penampilan Gordang Sambilan, Tortor, Tari Salapan, Tari Payung, dan Tari Berampek.  Penonton pertunjukan kedua ini didominasi oleh para atlit manca negara (khusus negara-negara Asia ± 45 negara).  Antusias penonton sangat luar biasa.  Penampilan kedua ini memakan waktu ± 120 menit.

Usai penampilan kedua tersebut di atas, ± pukul 21.30 WIB, masyarakat yang tergabung dalam Persatuan Keluarga Besar Sumatera Utara (Perkabsu) mengundang rombongan Seni Budaya Mandailing Natal yang dipertontonkan di Perkampungan Atlit Area Stadion Jakabaring dengan maksud untuk beramah tamah, melihat langsung bagaimana Seni Budaya Mandailing Natal.  Acara berakhir pukul ± 02.00 tanggal 21 Agustus 2018.

By. :

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Kabupaten Mandailing Natal

Informasi Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close