Tahun: 2017

  • Lomba Lari 10k

    Lomba Lari 10k memeriahkan peringatan 17 Agustus 2017

  • Goes Sepeda

    Goes Sepeda memeriahkan 17 Agustus 2017

  • Pertandingan Bola Voli antar Pelajar Putra-putri

    Pertandingan Bola Voli antar Pelajar Putra-putri Memriahkan Peringatan 17 Agustus 2017

  • Karnaval Agustus 2017

    Karnaval Agustus 2017 Memeriahkan Peringatan 17 Agustus2017

  • Acara Pidato Kenegaraan

    Acara Pidato Kenegaraan

  • Pengukuhan Paskibra

    Galeri Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Disebut Juga Paskibra Kabupaten Mandailing Natal Pada Peringatan 17 Agustus 2017.

  • Pemanfaatan Information Communication Technology Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal Sudah Mulai Menampakkan Diri

    Panyabungan, 22 September 2017.

    Penerapan Information Communication Technology (ICT) atau Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) pada pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat membantu dan sangat bermanfaat terutama pada persoalan efisiensi dan efektifitas, baik dalam mekanisme pemakaiannya maupun dalam pelayanan kepada masyarakat lebih-lebih dalam hal penyebarluasan informasi. Sebagai salah satu contoh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mandailing Natal yang saat ini dipimpin Drs. Zulham Syahputra (Plt. Kepala Dinas) dengan Tugas Pokok dan Fungsinya sebagai penyedia informasi lapangan kerja bagi masyarakat pencari kerja Mandailing Natal telah menerapkan fasilitas TIK yaitu aplikasi untuk para pencari kerja yang difungsikan sebagai layanan cepat akses info ketenegakerjaan yaitu aplikasi KIOS 3in1. Informasi dapat dilihat dan diakses tanpa harus bertatap muka antara pencari kerja dengan pemberi pekerjaan, dan sebelum penempatan, pencari kerja dimudahkan untuk melakukan pelatihan dan sertifikasi terlebih dahulu.

    Rabu, tanggal 20 September 2017, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja mengundang Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mandailing Natal via telepon seluler untuk berkunjung dan melihat langsung demontrasi aplikasi Kios 3in1 berbasis web. Tiga manfaat dikemas dalam 1 (satu) aplikasi. Aplikasi ini diadopsi dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia – Direktorat Bina Kelembagaan Pelatihan Ditjen Binalattas. Aplikasi ini disediakan untuk Dinas Tenaga Kerja melalui Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK). Manfaat penerapan aplikasi Kios 3in1 bagi pencari kerja ialah untuk memudahkan mengikuti pelatihan, sertifikasi, dan mendapatkan pekerjaan (penempatan). Manfaat bagi instansi / perusahaan yang memberi pekerjaan ialah dapat mencari dan memperoleh tenaga kerja terampil sesuai dengan yang diperlukan. Dalam aplikasi ini terjadi komunikasi antara pencari pekerja dan yang memberi pekerjaan secara 2 (dua) arah tanpa tatap muka dan tanpa teleconference. Kedua belah pihak hanya memakai aplikasi dengan url http://www.kios3in1.net/blkmadina/.

    Menurut Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja bahwa konsep yang digunakan dalam aplikasi Kios 3in1 adalah sistem pengembangan SDM atau tenaga kerja dengan memanfaatkan perangkat lunak atau sistem teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan masyarakat, dunia usaha, maupun antar instansi pemerintah. Ruang lingkup sistem Kios 3in1 tidak hanya terbatas pada pencari kerja yang ada di lingkungan pelatihan saja, melainkan seluruh pencari kerja di Kabupaten Mandailing Natal. Konsep Kios 3in1 dibangun berdasarkan pendekatan yang komprehensif antara PELATIHAN – SERTIFIKASI – PENEMPATAN.

    Lebih lanjut, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mandailing Natal mengatakan, prinsip pelatihan adalah melengkapi kompetensi kerja yang sesuai dengan tuntutan permintaan atau syarat jabatan dari pengguna (user) / pemberi kerja / perusahaan/ dunia usaha / dunia industri. Efektivitas pelatihan sangat tergantung pada kondisi tenaga kerja yang akan dilatih serta penyelenggaraan pelatihan perlu didukung oleh sistem informasi pasar kerja tentang ketersediaan dan kondisi penyediaan tenaga kerja. Program sertifikasi dilakukan sebagai bukti keabsahan kualifikasi kompetensi yang dimiliki seseorang, setelah yang bersangkutan mengikuti proses uji kompetensi sesuai dengan keahliannya. Uji kompetensi harus sesuai dengan syarat jabatan pada sisi permintaan. Pelaksanaan uji kompetensi perlu didukung oleh sarana dan peralatan uji terutama dalam praktek mengoperasikan alat-alat produksi. Disamping itu uji kompetensi harus dilakukan oleh tenaga ahli yang menguasai dan memiliki keprofesionalan pada bidang kompetensi yang diujikan.

    Apabila pelatihan dilakukan berdasarkan permintaan yang sudah riil, maka penempatan akan berlangsung secara otomatis. Peserta pelatihan perlu juga dipersiapkan untuk bekerja secara mandiri. Sebelum melakukan pelatihan perlu kejelasan informasi mengenai syarat jabatan atau kompetensi yang dibutuhkan. Informasi seperti itu harus dapat tersedia melalui Pusat Informasi Pasar Kerja (IPK). Penempatan tersebut dapat dilakukan oleh lembaga atau instansi Pemerintah dan atau Bursa Tenaga Kerja Swasta.

    Sebelum pelaksanaan demonstrasi aplikasi ini, Drs. Zulham Syahputra (Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja) dengan timnya melakukan koordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan agar fasilitas Kios 3in1 dapat difungsikan di Kabupaten Mandailing Natal sebagai salah satu upaya dalam mengurangi tingkat angka pengangguran yang pada akhirnya dapat berpengaruh pada upaya maupun strategi penanggulangan kemiskinan.

    Mulia Raja Nasution, S. Kom., MM. selaku Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja mengatakan bahwa aplikasi Kios 3in1 ini nantinya diintegrasikan dengan Layanan Cepat Akses Informasi Ketenagakerjaan Berbasis Website dan SMS Gateway Kabupaten Mandailing Natal yang aplikasinya ditanam atau ditempatkan pada server madina.go.id yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mandailing Natal.

    Tim teknis dari Kementerian Ketenagakerjaan pada tanggal 20 September 2017 telah melakukan instalasi dan pelatihan teknis operasional terkait layanan ini. Penggunaan aplikasi Kios 3in1 ini juga disaksikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mandailing Natal (Ir. Herman Hidayat – Plt. Kadis., Muhammad Ikbal, S. Psi.- Kabid. Layanan e-Government, dan Zulkifli Pulungan, S. Kom., M. Kom. – Kasi. Tata Kelola e-Government).

    Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mandailing Natal sebagai leading sector Penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis ICT dan penerapan e-Government mengatakan bahwa layanan Kios 3in1 ini merupakan salah satu bagian dari konsep penyelenggaraan e-Government menuju Smart City yang sedang dilakukan persiapannya melalui Master Plant e-Government Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Master Plant atau Rencana Induk e-Government ini diharapkan selesai bulan Desember 2017. Semoga dalam waktu dekat, diharapkan system yang sedang dibangun ini dapat segera difungsikan guna meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat dalam bidang ketenagakerjaan.

    Lebih lanjut Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menambahkan tentang perkembangan persiapan Penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis ICT dan penerapan e-Government. OPD selain Dinas Tenaga Kerja yang sedang dalam proses yaitu :

    Inspektorat dengan aplikasi Lapor! SP4N (saat ini menunggu usulan petugas penghubung OPD dan Kecamatan). Badan Perencana Pembangunan Daerah dengan aplikasi e-Planning (proses singkronisasi aplikasi Standard Harga Satuan). Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan aset Daerah dengan e-Budgeting, Simda, dan Simbada (Simda dan Simbada hampir rampung 100%). Selain OPD di atas ada e-Perizinan / SiCantik dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu, e-Kepegawaian dari Badan Kepegawaian Daerah, dan Aplikasi JAGA dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan yang semuanya dalam proses pembentukan dan direncanakan tampil pada Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi KPK Pencegahan Korupsi Terintegrasi Provinsi Sumatera Utara per Posisi B11/2017. Aplikasi lainnya seperti Aplikasi Administrasi Perkantoran (surat menyurat) SiMAYA dalam tahap penyusunan akun user (sesuai eselon) dan proses pendaftaran akun resmi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal di Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia – Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Cq. Direktur e-Government.

    By : TIM madina.go.id 2017730

  • Ketua TP PKK Madina Buka Workshop Keterampilan Bagi Masyarakat

    Ketua Tim Penggerak PKK Madina Iy Ika Desika Dahlan Hasan Nasution bersama rombongan membuka acara Workshop Keterampilan bagi masyarakat pasca bencana,  yang dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal (28-29/08) bertempat di Desa Saya Jambu Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

    Kegiatan Warkshop Keterampilan Bagi Masyarakat yang dilaksanakan oleh badan perencanaan bencana daerah (BPBD)  Madina di hadiri,  Ketua TP PKK Madina,  rombongan TP PKK Madina,  SKPD Madina,  Camat Panyabungan,  Kepala Desa Saba Jambu,  Nara Sumber, dan Masyarakat desa Saba Jambu.

    Sambutan Ketua TP PKK Madina Iy Ika Desika Dahlan Hasan Nasution menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Saba Jambu yang telah berkenan menghadiri acara yang mengapresiasi program pemerintah.

    Adapun tujuan Workshop ini,  untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan masyarakat daerah pasca bencana,  sehingga meningkatkan pendapatan khususnya anggota TP PKK Desa.

    Dimana nantinya narasumber akan memberikan pemahaman bagi masyarakat untuk meningkatkan  pendapatan desa masing- masing.

    Selain itu,  diharapkan nantinya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,  baik dari sebelumnya maupun sesudah basca bencana,  dimana akan ada pemulihan fisik setelah bencana terjadi,  dan diharapkan jangan hanya memulihkan fisik saja,  akan tetapi ada juga peningkatan kesejahteraan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.  Ungkapnya.

    Harapan kita,  setiap desa di bentuk organisasi bencana desa,  sehingga mudah untuk menangani sebuah bencana di Desa.  Tegasnya. (M Agussalim) .

    sumber: rri.co.id

  • Serba-Serbi Peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia Di Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2017.

    Panyabungan, 26 Agustus 2017
    madina.go.id website resmi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

    PROKLAMASI

    Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
    Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan
    dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
    Djakarta, 17 Agustus 1945
    Atas nama bangsa Indonesia.
    Soekarno/Hatta.

    Setiap bangsa yang pernah dijajah oleh bangsa lain tidak pernah melupakan hari atau tanggal Proklamasi Kemerdekaan bangsanya. Sebab, itulah hari yang paling penting dalam sejarah bangsa dan negaranya. Proklamasi kemerdekaan merupakan pernyataan bahwa suatu bangsa mulai saat itu bebas dari penjajahan, bebas dari kekuasaan, dan paksaan bangsa lain.

    Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sebagai salah satu Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terletak paling ujung pada provinsi ini dan berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dengan Ibukotanya Panyabungan (Kecamatan Panyabungan) terdiri dari 23 Kecamatan, dan telah genap berusia 18 (delapan belas) tahun pada tanggal 9 Maret 2017 yang lalu.

    Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang disingkat dengan Pemkab. Madina yang merupakan asal muasal kata madina pada penamaan website resminya, sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota lainnya di Republik Indonesia ini dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indoensia. Penyemarakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2017 ini antara lain: pertandingan bola volly antar pelajar, hiburan anak sekolah, goes pesona Madina / sepeda santai, senam, donor darah, lomba lari jarak 10K antar pelajar, tari kreasi sekolah, Malam Hiburan Rakyat, Teatrikal Laskar Djambatan Merah, Gordang Sambilan, Tortor, pengukuhan Paskibra, mendengarkan Pidato Kenegaraan, karnaval, Renungan Suci, pemberian remisi WBP, upacara 17 Agustus Detik-detik Proklamasi, defile, upaca Penurunan Bendera Merah Putih, malam Resepsi, dan peletekan batu pertama pembangunan Tugu Pahlawan di Desa Sayur Maincat Kec. Kotanopan serta pelayanan kesehatan.

    Tanggal 20 Agustus 2017 penutupan Kompetisi Sepakbola Piala Bupati 2017 di Lapangan Kebun Karet Laru Lombang Kec. Tambangan.  Tanggal 25 Agustus 2017 pukul 20.30 pembubaran Paskibra Tahun 2017 yang dipusatkan di Pasar Kotanopan Kec. Kotanopan sekaligus Pawai Taptu yang dilakoni oleh para pelajar Kec. Kotanopan dan disambut baik oleh masyarakat Kec. Kotanopan, khususnya masyarakat Kelurahan Pasar Kotanopan.

    Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2017 dipusatkan pada hamparan Tapian Sirisiri Syariah di pinggiran Aek Batanggadis sebelah Timur Masjid Agung Nur ala Nur dan persis berada pada lembah sebelah Utara Komplek Perkantoran Bupati Mandailing Natal yang mana pada periode 2016-2021 dipimpin oleh Drs. H. Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati Mandailing Natal dan H. Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution sebagai Wakil Bupati Mandailing Natal.

    Di setiap kecamatan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, juga dilakukan upacara 17 Agustus Detik-detik Proklamasi, defile, Penurunan Bendera Merah Putih, dan kegiatan-kegiatan lainnya seperti panjat pinang, tarik tambang, lomba lari memakai karung, sepak bola mamakai sarung, dan lain-lain perlombaan yang secara tidak langsung menumbuhkankembangkan sprite fighter para pemainnya. Kesemua kegiatan ini merupakan penyemarakan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2017.

    Pembina Upacara pada pelaksanaan upacara 17 Agustus Detik-detik Proklamasi oleh Bupati Mandailing Natal Drs. Dahlan Hasan Nasution dan pembawa baki Bendera Merah Putih Puan Iruna Azahra pelajar MAN Panyabungan, Pembina Upacara Penurunan Bendera Merah Putih oleh Kapolres Mandailing Natal Sonny Sumatri, S.IK. dan pembawa baki Bendera Merah Putih Anni Kholilah pelajar SMKN Kotanopan.

    Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Merah Putih ialah pelajar SLTA sederajat dari Kec. Panyabungan, Kec. Siabu, dan Kec. Kotanopan. Dipersiapkan sejak dua bulan yang lalu, dilatih oleh pasukan Kompi Senapan B Mangga Dua : Serka Kisman, Serda Karyono, dan Serda Hotman Hasibuan. Purna Paskibra : Zulpan Wardani Dakosta Timor, Manaon, dan Tajri Riski. Kegiatan dikoordinir oleh Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mandailing Natal Rahmat Hidayat Dalimunthe, S. Pd., dibantu Kepala Bidang Layanan Pemuda H. Muktar Hanafi Rangkuty, S. Pd., dan staf : Ali Basa, Redo Samanhudi Putra, Muhammad Yasid Matondang.

    Dikutip dari website Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia www.setneg.go.id tentang Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai berikut :

    KERJASAMA.
    Kebersamaan merupakan prinsip dasar masyarakat Indonesia dalam berkehidupan berbangsa.

    GOTONG ROYONG.
    Gotong royong merupakan manifestasi konkrit dari semangat kebersamaan antar-masyarakat dalam bahu membahu dan tolong-menolong.

    Logo ’72 TAHUN INDONESIA KERJA BERSAMA’ merupakan representasi dari semangat gotong royong untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

    Angka ‘7’ pada logo merupakan simbolisasi dari sebuah anak panah yang menyerong ke arah kanan
    atas. Hal tersebut melambangkan dinamisme pembangunan yang berorientasi ke masa depan positif. Letak dan posisi Angka ‘2’ pada logo yang terlihat merangkul Angka ‘7’ merupakan perlambangan dari asas kebersamaan dalam bekerja membangun Indonesia dan mencapai target yang telah direncanakan.

    Bentuk angka ‘2’ juga merepresentasikan bentuk bendera Indonesia yang terdiri dari dua bagian.

    Penggunaan slogan memiliki maksud sebagai berikut:

    Kerja Bersama.
    Menunjukkan pendekatan yang bersifat merangkul dan juga memperlihatkan asas kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Indonesia menjadi lebih baik.

    Bersama Kerja.
    Menunjukkan ajakan untuk bersama-sama bekerja membangun kemajuan Indonesia dan mencapai target yang telah direncanakan.

    Mari kita renungkan bersama lagu MERAH PUTIH Cipt. Gombloh berikut ini :

    Berkibarlah bendera negeriku
    Berkibarlah engaku didadaku
    Tunjukkanlah kepada dunia
    Semangatmu yang panas membara

    Daku ingin jiwa raga ini
    Selaras dan keanggunan
    Daku ingin jemariku ini
    Menuliskan kharismamu

    Berkibarlah bendera negeriku
    Berkibar di luas nuansamu
    Tunjukkanlah kepada dunia
    Ramah tamah budi bahasamu

    Daku ingin kepal tangan ini
    Menunaikan kewajiban oh..
    Putera bangsa yang mengemban cita
    Hidup dalam kesatuan

    Volli antar Pelajar Putra-putri

    Goes Sepeda

    Lomba Lari 10k

    Malam Hiburan Rakyat

    Teatrikal Laskar Djambatan Merah

    Tortor

    Pengukuhan Paskibra

    Mendengarkan Pidato Kenegaraan

    Karnaval

    Renungan Suci

    Pemberian Remisi

    Upacara 17 Agustus Detik-detik Proklamasi

    Salah satu teatrikal perlawanan Bangsa Indonesia melawan penjajah.

    Defille

    Upacara Penurunan Bendera

    Malam Resepsi

    Peletakan Batu Pertama Pembangunan Tugu Pahlawan di Desa Sayur Maincat Kec. Kotanopan

    Final Kompetisi Sepakbola Piala Bupati 2017 di Lapangan Kebun Karet Laru Lombang Kec. Tambangan

    Pembubaran Paskibra dan Malam Taptu di Kotanopan

    Pelayanan Kesehatan di Desa Sayur Maincat Kotanopan

    KEGIATAN DI BEBERAPA KECAMATAN

    Kec. Kotanopan

    Kec. Lingga Bayu

    Kec. Bukit Malintang.

    Kec. Muara Batanggadis.

    Kec. Muara Sipongi.

    Kec. Panyabungan Barat.

    Kec. Siabu

    By : TIM 2017730

  • Menyemarakkan HUT RI ke – 72, TP PKK Mandailing Natal Pentaskan Drama Perjuangan “Laskar Djembatan Merah”

    Ketua TP. PKK Kabupaten Mandailing Natal, Ny.Ika Desika Dahlan Hasan Nasution, para polisi pamong praja dan pemain dari tim Djeges Art sedang mementaskan sebuah Drama Perjuangan yang bertajuk “Laskar Djembatan Merah” (15/8)

     

    PANYABUNGAN – Untuk Menyemarakkan sekaligus Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal, Tim Penggerak PKK Kabupaten Mandailing Natal mengadakan pementasan drama perjuangan di Taman Raja Batu, Komplek Perkantoran Paya Loting, Panyabungan, Selasa (15/08).
    Drama perjuangan yang bertajuk “Laskar Djembatan Merah” terselenggara berkat kerjasama Tim Penggerak PKK Kabupaten Mandailing Natal dengan Lembaga Kesenian Mandailing Djeges Art. Drama Perjuangan  ini mengisahkan sebuah kisah perjuangan laskar-laskar dimasa perang kemerdekaan tahun 1945 – 1949, dimana pada masa tersebut banyak laskar-laskar perjuangan yang membentuk kesatuan sendiri dengan pangkat yang tidak ada aturan bakunya alias sesuka hati para pimpinannya. Untuk kawasan Wilayah Mandailing Natal, laskar-laskar perjuangan tersebut  berbasis di Jembatan Merah, tepatnya di tugu persimpangan jalan menuju Kotanopan dan Natal.
    Drama Perjuangan “Laskar Djembatan Merah” yang diperankan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Mandailing Natal, Ny. Ika Desika Dahlan Hasan Nasution, para polisi pamong praja dan pemain dari tim Djeges Art ini selain menceritakan kisah perjuangan melawan penjajahan Belanda dalam merebut kemerdekaan di kawasan Mandailing, juga dibumbui kisah percintaan antara Ucok pemimpin Laskar yang diperankan oleh Bob Dimas kepada tokoh Sakdiyah yang diperankan oleh Ika Desika Nasution.
    Ditengah perjuangan melawan penjajahan Belanda, Ucok, sang pemimpin Laskar Djembatan Merah, pekerjaan sehari-harinya adalah Maling. Oleh karena itu, sang ibu tidak begitu percaya kalau anaknya waktu itu telah menjadi seorang pemimpin laskar gerilya yang berjuang melawan penjajahan Belanda.
    Di suatu masa, laskar perjuanganyang dibawah komando Ucok, berhasil menangkap Sakdiyah, karena dikira sebagai mata-mata Belanda. Atas penangkapan dirinya, Sakdiyah menjadi tahanan para laskar pejuang kemerndekaan. Namun dengan paras yang begitu cantik, sang tahanan mendapatkan perlakuan yang istimewa dari sang pemimpin komando laskar. Dan tak disangka, Ucok, Sang Komandan Pejuang pun akhirnya jatuh cinta kepada Sakdiyah.
    Cintanya Ucok, sang komandan ternyata tidak bertepuk sebelah tangan, padahal Ucok memiliki sikap yang temperamen tegas dan pemarah. Namun sang komandan pejuang pun memiliki sisi hati yang lembut, inilah yang membuat perlahan-lahan Sakdiyah mulai menyukai Ucok. Drama kisah sekelumit percintaan Ucok dan Sakdiyah di tengah perjuangan melawan penjajahan Belanda ini terlihat dari adegan pementasan drama tersebut, disaat Ucok kehilangan anggotanya yang bernama Sangkot.
    Kematian Sangkot, anggota laskarnya, ternyata sangat membuat sedih Ucok. Apalagi Sangkot meninggalkan anak kecil. Pidato Ucok saat melepas dan pemakaman mayat Sangkot, menunjukkan kehalusan perasaan Ucok. Itu yang membuat Sakdiyah makin menyukai Ucok.
    Pementasan drama ini bertujuan untuk mengingatkan kembali bahwa para pejuang kita khususnya yang berasal dari dareah Mandailing Natal yang berjuang secara gigih, tulus dan tanpa pamrih demi untuk kemerdekaan Bangsa Indonesia. Namun akibat belum satu padunya para pejuang, sehingga perlawanan melawan penjajah dilaksanakan secara parsial dengan masing-masing membentuk laskar sendiri bahkan banyak yang gugur di medan pertempuran tanpa pernah tercatat nama dan perjuangannya.
Close